
Musyawarah Daerah (Musda) Dewan Pengurus Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Kabupaten Lebak digelar pada 25 Juli 2025, bertempat di Hotel Swarna Inn, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus menetapkan arah kebijakan dan program kerja Perhiptani ke depan.
Acara yang dihadiri oleh para pengurus, anggota Perhiptani dari berbagai kecamatan, serta sejumlah tamu undangan tersebut berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Selain membahas laporan pertanggungjawaban kepengurusan periode sebelumnya, Musda juga menjadi ajang evaluasi program kerja serta perumusan strategi peningkatan peran penyuluh pertanian dalam mendukung ketahanan pangan daerah.
Salah satu agenda utama dalam Musda ini adalah serah terima jabatan Ketua Dewan Pengurus Perhiptani Kabupaten Lebak. Kepemimpinan yang sebelumnya diemban oleh Anang, S.P., M.Si., secara resmi diserahterimakan kepada ketua terpilih, Dicky Andika Dhermawan, S.ST., M.M. Prosesi serah terima jabatan ditandai dengan penandatanganan berita acara serta penyerahan dokumen organisasi sebagai simbol estafet kepemimpinan.
Dalam sambutannya, Anang, S.P., M.Si. menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus serta anggota yang telah bekerja sama selama masa kepemimpinannya. Ia berharap kepengurusan yang baru dapat melanjutkan program-program strategis yang telah dirintis, sekaligus membawa inovasi baru demi kemajuan penyuluhan pertanian di Kabupaten Lebak.
Sementara itu, Ketua Perhiptani Kabupaten Lebak yang baru, Dicky Andika Dhermawan, S.ST., M.M., menyampaikan komitmennya untuk memperkuat peran penyuluh sebagai ujung tombak pembangunan pertanian. Ia menekankan pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia penyuluh, pemanfaatan teknologi pertanian modern, serta sinergi dengan pemerintah daerah dan stakeholder terkait guna mendukung produktivitas dan kesejahteraan petani.
Musyawarah Daerah ini juga menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis, di antaranya penguatan kelembagaan Perhiptani di tingkat kecamatan, peningkatan koordinasi lintas sektor, serta pengembangan program penyuluhan berbasis kebutuhan spesifik wilayah. Kabupaten Lebak yang memiliki potensi pertanian cukup besar, mulai dari komoditas padi, hortikultura hingga perkebunan, dinilai membutuhkan peran aktif penyuluh dalam mendampingi petani menghadapi tantangan perubahan iklim dan dinamika pasar.
Dengan terselenggaranya Musda dan serah terima kepengurusan ini, diharapkan Perhiptani Kabupaten Lebak semakin solid, profesional, dan adaptif dalam menjawab tantangan pembangunan pertanian. Semangat kebersamaan yang tercermin dalam kegiatan tersebut menjadi modal penting untuk mendorong kemajuan sektor pertanian serta meningkatkan kesejahteraan petani di Kabupaten Lebak. (-LA-)